KAPAL SPORTS - Federasi sepak bola Senegal, FSF, keukeuh mengadakan parade trofi Piala Afrika 2025 meski gelar juaranya telah dicabut oleh Konfederasi sepak bola Afrika (CAF).
Parade trofi ini akan dilakukan di Paris, Prancis, saat Timnas Senegal melakoni laga persahabatan kontra Peru, Sabtu (28/3/2026) WIB.
Sebelumnya, CAF mencabut gelar juara Piala Afrika 2025 yang diraih Singa Teranga itu pada pada Rabu (18/3/2026) WIB.
Dicabutnya gelar juara yang diraih Senegal tak lepas dari insiden yang tercipta di final kala melawan Maroko.
Saat itu, Sadio Mane dkk. melakukan aksi walk-out di masa injury time usai wasit memberikan hadiah penalti untuk Singa Atlas.
Aksi walk-out itu dilakukan selama kurang lebih 15 menit dan meski tak lama, aksi tersebut dirasa cukup untuk mencabut gelar juara yang diraih Senegal.
Walhasil kemenangan 1-0 Senegal atas Maroko dibatalkan dan nama terakhir dinyatakan sebagai juara dengan kemenangan 3-0.
Sejak keputusan itu diumumkan, FSF selaku federasi sepak bola Senegal menolak ketetapan yang dikeluarkan CAF.
Terkini, FSF akan tetap menggelar parade trofi Piala Afrika 2025 meski saat ini gelar juaranya sudah dicabut.
Di lansir KapalSports dari BBC Sport, parade trofi ini akan digelar tepat sebelum laga kontra Peru dimulai.
Presiden FSF, Abdoulaye Fall, akan tetap mengadakan parade trofi itu sebagai bentuk protes atas putusan CAF.
Secara tegas Abdoulaye sudah menolak keputusan dari induk sepak bola Afrika tersebut yang dinilainya sebagai perampokan secara administratif.
"FSF menolak untuk menerima ini, (karena) bisa dibilang sebagai perampokan administratif paling terang-terangan dan belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah olahraga kita," ujarnya.
Penolakan ini tak hanya di mulut saja lantaran kabarnya FSF sudah mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Hal ini dikonfirmasi oleh Direktur Jenderal CAS, Matthieu Reeb, yang menyebut jika pihaknya telah menyiapkan arbiter ahli untuk sengketa ini.
Bahkan Reeb memastikan jika proses arbitrase akan dilakukan dengan secepat mungkin agar keputusan final dapat segera diambil.
"CAS sangat siap untuk menyelesaikan jenis sengketa ini, dengan bantuan arbiter ahli dan independen," ucapnya, dikutip BolaSport.com dari ESPN.
"Kami memahami bahwa tim dan penggemar ingin mengetahui keputusan akhir (terkait gelar juara Piala Afrika 2025)."
"Kami memahami bahwa tim dan penggemar ingin mengetahui keputusan akhir (terkait gelar juara Piala Afrika 2025)."
"Kami akan memastikan bahwa proses arbitrase dilakukan secepat mungkin, sambil menghormati hak semua pihak untuk mendapatkan sidang yang adil," lanjutnya.
Menurut mantan Kepala Panel Disiplin CAF, Raymond Hack, ada kemungkinan proses arbitrase akan berlangsung selama 6 bulan lamanya.
Praktis proses penyelesaian sengketa ini akan berlangsung saat Timnas Senegal dan Maroko bertarung di Piala Dunia 2026.
Bosen kalah Terus Ayo Bos ku Di KAPALJUDI Selalu Ada Kemenangan Bergabung Sekarang Juga 1 USER ID UNTUK SEMUA JENIS PERMAINAN.
BANYAK HOT PROMO DI KAPAL JUDI
INFO SELENGKAPNYA :
LINK : CLICK DISINI
WHATSAPP OFFCIAL : CLICK DISINI
TELEGRAM : CLICK DISINI
TWITER : CLICK DISINI
KAPAL JUDI merupakan situs taruhan online yang telah diakui oleh seluruh masyarakat Indonesia sebagai BANDAR BOLA dan menyediakan berbagai jenis game seperti CASINO GAME, SLOT ONLINE, TOGEL ONLINE, FISH dan berbagai permainan kartu yang tidak ada dua-nya alias terbaik. Situs ini juga dikenal sebagai dengan situs dengan pasaran SPORTSBOOK terbaik dan permainan SLOT yang memiliki tingkat akurasi KEMENANGAN atau WINRATE yang sangat tinggi hingga mencapai 98.42%. FREESPIN, SCATTER, WILD CARD dan JOKER semua mudah didapatkan dengan bermain disini.
Komentar
Posting Komentar