Rafael Leao Injak Rem setelah Scudetto, Udinese Lebih Cepat 1,5 Kali Lipat dari AC Milan
KAPAL SPORTS - Penyerang AC Milan, Rafael Leao, kembali mendapatkan kritik untuk performanya saat I Rossoneri kalah dari Udinese.
Kekalahan 0-3 dari Udinese di San Siro pada akhir pekan lalu memang bukan karena kesalahan Leao semata.
Semua pemain Setan Merah tampil buruk dalam pertandingan tersebut.
Namun, Leao jadi mendapatkan sorotan lebih banyak bahkan diejek suporter sendiri saat di tarik keluar karena sudah berkali-kali tampil mengecewakan pada momen di mana dia seharusnya bisa mengeluarkan Milan dari kesulitan.
"Apa yang bisa saya bilang soal Leao? Dia seorang pemain yang bisa membantu tim tetapi tidak melakukannya," ujar mantan penyerang, Paolo Di Canio, kepada Sky Sport.
"Setelah meraih scudetto 2022, Leao seperti menginjak rem. Dia fokus pada hal-hal lain."
"Hal itu tidak menjadi masalah karena kehidupan pribadi adalah urusan dia."
"Tetapi, jika dia tidak memberikan energi yang sama ke sepak bola dibandingkan merekam lagu atau tampil di pertunjukan fesyen, anak ini tidak lagi memiliki rasa lapar untuk berkembang.
Senada dengan Di Canio, pelatih legendaris Fabio Capello juga menyoroti hilangnya kekuatan utama Rafael Leao selama ini yaitu kecepatan.
Dulu Leao praktis bisa sendirian mengobrak-abrik pertahanan lawan dengan dribelnya di sayap kiri.
"Saya juga mendengar ejekan kepada Leao. Saya setuju dengan komentar Rabiot bahwa suporter tidak seharusnya mengejek dia. Sebaliknya, Leao harus dibantu."
"Tetapi, Leao juga harus membantu dirinya sendiri."
Saya sudah bilang berkali-kali bahwa saya tidak yakin pada Leao sebagai penyerang tengah.
Namun terlepas dari posisi yang dimainkan, saya melihat dia tidak lagi mempunyai kecepatan yang dulu pernah dimilikinya.
"Ketika dia dipindah ke sayap kiri di babak kedua melawan Udinese, posisi favoritnya, dia hampir tidak pernah sukses melakukan duel satu-lawan-satu."
"Apakah saya terkejut pada hasil pertandingan itu? Di satu titik, saya datang ke stadion lebih awal dan mengamati pemanasan Udinese."
"Anda bisa melihat sebuah tim yang fokus, tahu sasaran, dan energik. Zaniolo terutama, setelah dulu banyak dikritik, dia menjalani sesi pemanasan dengan sempurna."
"Bukan kebetulan dia kemudian menjadi man of the match pertandingan itu."
"Mengapa AC Milan-nya Allegri sebelum ini tidak pernah kalah dengan selisih 3 gol? Karena mereka selalu solid dalam hal pertahanan."
"Pada Sabtu lalu, mereka membiarkan Udinese melakukan serangan balik yang tak terhitung."
"Apakah ini soal perubahan formasi dari 3-5-2 ke 4-3-3? Formasi bukan masalahnya."
"Masalahnya adalah kecepatan permainan. Udinese bermain 1,5 kali lebih cepat daripada Milan."
"Udinese memenangi semua tekel, menyerang, dan melakukan serangan balik dengan intensitas yang jauh lebih tinggi daripada Rossoneri."
"Jadi Anda bisa mencoba semua formasi yang Anda inginkan tetapi Anda akan tetap kalah."
"Rafael Leao menjadi simbol dari tim Milan yang kekurangan kecepatan ini," pungkas Capello.
Bosen kalah Terus Ayo Bos ku Di KAPALJUDI Selalu Ada Kemenangan Bergabung Sekarang Juga 1 USER ID UNTUK SEMUA JENIS PERMAINAN.
BANYAK HOT PROMO DI KAPAL JUDI
INFO SELENGKAPNYA :
LINK : CLICK DISINI
WHATSAPP OFFCIAL : CLICK DISINI
TELEGRAM : CLICK DISINI
TWITER : CLICK DISINI
KAPAL JUDI merupakan situs taruhan online yang telah diakui oleh seluruh masyarakat Indonesia sebagai BANDAR BOLA dan menyediakan berbagai jenis game seperti CASINO GAME, SLOT ONLINE, TOGEL ONLINE, FISH dan berbagai permainan kartu yang tidak ada dua-nya alias terbaik. Situs ini juga dikenal sebagai dengan situs dengan pasaran SPORTSBOOK terbaik dan permainan SLOT yang memiliki tingkat akurasi KEMENANGAN atau WINRATE yang sangat tinggi hingga mencapai 98.42%. FREESPIN, SCATTER, WILD CARD dan JOKER semua mudah didapatkan dengan bermain disini.

Nikmati layanan terbaik dengan kualitas
BalasHapuspremium hanya di sini. Daftar sekarang
dan mulai pengalaman baru menuju MAXWIN”
HANYA DI KAPAL JUDI