Sindir Strategi Bola Mati Arsenal, Bintang Man City: Mereka Main Rugbi

 

KAPAL SPORTS – Bintang sekaligus kapten Man City, Bernardo Silva, menyindir gaya bermain Arsenal yang menurutnya seperti rugbi ketimbang sepak bola.

Sebagaimana diketahui, Man City dan Arsenal tengah bersaing memperebutkan gelar juara Liga Inggris 2025-2026.

Perebutan gelar juara itu diprediksi akan berlangsung hingga laga terakhir karena perbedaan poin yang tipis antara kedua tim

Saat ini, Arsenal memimpin dengan 79 poin dari 36 laga, unggul atas Man City di tempat kedua dengan 77 poin.

Tak hanya perbedaan poin saja, selisih gol yang dimiliki kedua tim amat tipis, yakni +42 gol dan +43 gol.

Di momen-momen perebutan gelar juara, terdapat drama yang melibatkan kedua tim, terutama soal keputusan wasit.

Salah satunya terlihat dari dianulirnya gol West Ham di menit akhir karena adanya pelanggaran ke kiper Arsenal, David Raya, dalam skema bola mati.

Keputusan wasit itu menjadi sorotan, karena pelanggaran yang dilakukan West Ham menurut wasit dan VAR itu biasa dilakukan The Gunners di setiap laga.

Anehnya, aksi Meriam London itu justru tak pernah dilihat wasit ataupun VAR meski pelanggaran dilakukan secara terang-terangan.

Menurut bintang Man City, Bernardo Silva, wasit harusnya tak pilih kasih soal pelanggaran-pelanggaran yang identik dengan gaya bermain rugbi itu.

Di matanya, jika Arsenal bisa menahan atau memeluk lawan di skema bola mati tanpa dihukum, maka tim lain harusnya juga tak dihukum.

"Anda memegang seseorang dengan kedua tangan, dan Anda menjatuhkannya ke tanah seperti dalam rugbi dan itu baik-baik saja bagi mereka," buka Silva, dikutip BolaSport.com dari Daily Mail.

"Kami telah berbicara dengan para wasit. Kami berkata, 'Lihat, jika Anda akan mulai mengizinkan ini, kami akan melakukan hal yang sama'. Karena ini konyol," lanjutnya.

Pemain asal Portugal itu mengungkapkan jika skema bola mati dengan memeluk pemain lawan bukanlah sepak bola.

Menurut eks pemain AS Monaco itu, takkan ada penonton yang mau menyaksikan sepak bola tetapi dengan gaya rugbi ke depannya.

Pasalnya gaya bermain seperti rugbi itu amat membosankan karena membatasi kreativitas pemain di atas lapangan yang merupakan esensi sepak bola.

"Man City mungkin salah satu tim terakhir yang melakukannya karena kami melihat semua tim lain juga melakukannya," lanjutnya.

Baca Juga: Man City Masih Tertinggal dari Arsenal, Phil Foden: Banyak Hal Bisa Terjadi di Hari Terakhir

"Sayang sekali karena ini bukan inti permainan (sepak bola). Para penggemar tidak datang untuk menonton ini. Ini cukup membosankan," pungkasnya.

Bosen kalah Terus Ayo Bos ku Di KAPALJUDI Selalu Ada Kemenangan Bergabung Sekarang Juga 1 USER ID UNTUK SEMUA JENIS PERMAINAN.

BANYAK HOT PROMO DI KAPAL JUDI

INFO SELENGKAPNYA :

LINK : CLICK DISINI

WHATSAPP OFFCIAL : CLICK DISINI

TELEGRAM : CLICK DISINI

TWITER : CLICK DISINI

KAPAL JUDI merupakan situs taruhan online yang telah diakui oleh seluruh masyarakat Indonesia sebagai BANDAR BOLA dan menyediakan berbagai jenis game seperti CASINO GAME, SLOT ONLINE, TOGEL ONLINE, FISH dan berbagai permainan kartu yang tidak ada dua-nya alias terbaik. Situs ini juga dikenal sebagai dengan situs dengan pasaran SPORTSBOOK terbaik dan permainan SLOT yang memiliki tingkat akurasi KEMENANGAN atau WINRATE yang sangat tinggi hingga mencapai 98.42%. FREESPIN, SCATTER, WILD CARD dan JOKER semua mudah didapatkan dengan bermain disini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SLOT GACOR HARI INI !SLOT GACOR HARI INI 31 DESEMBER 2025

Satu Transfer yang Membuat Luka Modric Patah Hati: Melihat Kepergian Mateo Kovacic dari Real Madrid

Dipecat Chelsea, Jejak Komunikasi Enzo Maresca dengan Man City Terungkap